Kopi Kualat Klasik & Unik

28 Feb

kopii-kuwalat-261x300Menjamurnya bisnis warung kopi di tanah air, ternyata tidak hanya memanjakan para pecinta kopi diberbagai penjuru nusantara, namun juga menuntut para pelakunya untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis kedai kopi.

Seiring dengan ketatnya persaingan pasar di bisnis minuman yang memiliki ciri khas warna hitam ini, sekarang ini kesuksesan bisnis kedai kopi tidak hanya dipengaruhi oleh kemahiran para barista dalam meracik kopi, tetapi juga memperhatikan kematangan konsep yang dipilih untuk membidik komunitas-komunitas yang ada di sekitar kedai tersebut. Sebab, seperti kita ketahui bersama, belakangan ini kehadiran kedai kopi tidak hanya sebagai tempat untuk menikmati secangkir minuman kopi saja, namun juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat untuk menghabiskan waktu santai mereka bersama teman, keluarga, maupun relasi kerja.

Melihat fenomena tersebut, Indriasari salah satu pelaku bisnis kuliner di kawasan Duren Sawit, Jakarta, mulai menciptakan konsep unik kopi kuwalat untuk memanjakan para pecinta kopi di sekitarnya. Seperti halnya penamaan kopi kuwalat yang terbilang nyentrik, penyajian kopi di warung Indriasari juga sangat unik, yakni segelas kopi tubruk disajikan diatas cawan (piring kecil) dengan posisi yang terbalik.

Inovasi kopi kuwalat yang diusung Indriasari ternyata cukup ampuh, banyak konsumen yang awalnya penasaran dengan menu kopi kuwalat, kini menjadi pelanggan tetap warung tersebut karena cita rasa kopi yang ditawarkan benar-benar lezat dengan harga yang cukup bersahabat. Biasanya, secangkir kopi kuwalat dipatok Indriasari dengan harga Rp 4.000,00/ gelas.kopi unik

Untuk menyajikan secangkir kopi kuwalat, dibutuhkan kecepatan, serta ketepatan dalam membalik gelas. Pertama-tama sedotan ditekuk dan dimasukkan ke dalam gelas kopi untuk memudahkan konsumen menikmati secangkir kopi kuwalat. Selanjutnya Indriasari menutup gelas kopi yang sudah dimasuki sedotan, dengan sebuah cawan (piring kecil). Dan kemudian dalam hitungan detik, gelas dibalik sehingga cawan (piring kecil) berada di bawah gelas kopi. kopi kualat

Memang cukup repot, namun dengan inovasi tersebut, kini hampir setiap hari bisnis Indriasari dikunjungi banyak konsumen. Bahkan tempat nongkrong yang buka dari jam 10.00-23.00 WIB ini bisa mendatangkan omzet rata-rata Rp 700.000,00 sampai Rp 1.500.000,00 per harinya. Dari omzet tersebut, Indriasari bisa mengantongi laba sekitar Rp 500.000,00 sampai Rp 1 juta. Cukup besar bukan keuntungan yang didapatkan dari bisnis kedai kopi?

Semoga informasi tentang minuman kopi kuwalat, murah harganya nikmat rasanya ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi salam sukses.

 

Sumber gambar :
1. http://www.gadingfoodcity.com/wp-content/uploads/2011/03/kopii-kuwalat-261×300.jpg
2. http://farm5.static.flickr.com/4049/4678620334_c68973c8fc.jpg

 

 

./adm

One Response to “Kopi Kualat Klasik & Unik”

  1. John September 19, 2015 at 1:59 am #

    saya sudah melakukan tips poin 2 dan 3 untuk point 1 menyusul , Aerona

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: